Kiat Mengembalikan Produktivitas Kerja di Tengah Pandemi

  • Whatsapp

Tak hanya memengaruhi fisik, pandemi COVID-19 juga berdampak terhadap mental karyawan. Ketidakpastian yang membayangi pekerjaan membuat produktivitas mereka menurun drastis. Meski sudah mendapatkan proteksi dari asuransi karyawan perusahaan, karyawan yang mengalami penurunan performa tetap membutuhkan bantuan agar dapat bekerja seperti semula.

Read More

Mengembalikan produktivitas mungkin terasa berat saat wabah belum mereda, tetapi langkah-langkah berikut diharapkan membantu Anda yang berstatus sebagai seorang karyawan kembali semangat untuk bekerja.

  • Mempunyai rencana kerja

Sejumlah karyawan memang seringkali merasa kebingungan saat kehilangan motivasi kerja. Dalam kasus ini, Anda dapat mengatasinya dengan menyusun rencana kerja. Isi rencana tersebut dengan pencapaian yang ingin diraih, tujuan-tujuan baru, kesulitan yang dihadapi, dan masukan yang hendak Anda diskusikan bersama rekan atau atasan. Dengan rencana kerja, setidaknya Anda punya pegangan yang dapat segera mendorong produktivitas.

  • Berikan pemahaman kepada atasan

Pemberlakuan Work From Home (WFH) memiliki tantangan tersendiri, sebut saja kemungkinan salah paham yang lebih rentan terjadi. Selain disebabkan kondisi mental yang kurang stabil, komunikasi tak langsung di antara karyawan dengan atasan membatasi penyampaian berbagai informasi. Jadi, penting bagi Anda untuk memberikan pemahaman kepada atasan untuk menekan kesalahpahaman selama belum bisa bekerja lagi di kantor.

  • Jaga hubungan dengan rekan kerja

Berkurangnya frekuensi pertemuan tatap muka selama WFH ternyata ikut berkontribusi terhadap penurunan produktivitas. Anda akan merasa kesepian, terutama kalau sedang merantau dan tidak bisa ditemani keluarga. Untuk mengatasinya, Anda dan rekan kerja dapat mengatur pertemuan online di luar waktu kerja. Pasalnya, interaksi sosial bahkan yang dilakukan lewat aplikasi digital akan membantu Anda tetap terhubung dan menghilangkan rasa kesepian tersebut.

  • Berusaha menekan sikap defensif

Mundurnya proyek hingga pembatalan kerja sama akibat wabah COVID-19 tak dipungkiri membuat karyawan maupun atasan frustrasi. Anda akan mudah tersinggung dan cenderung bersikap defensif saat menerima teguran. Dalam hal ini, perusahaan harus meluangkan waktu untuk mendiskusikan situasi yang sedang dihadapi. Pasalnya, kalau dibiarkan terlalu lama, masalah-masalah akan terus bermunculan dan menghambat produktivitas.

  • Bersikap terbuka terhadap pekerjaan

Langkah berikutnya yang akan membantu Anda kembali produktif dalam bekerja adalah mendiskusikan kebutuhan terkait pekerjaan dengan atasan. Beritahu atasan apakah terdapat kendala dalam pekerjaan yang sedang Anda lakukan ataupun hal kecil lainnya. Dengan demikian, Anda tentunya tidak akan merasa bosan atau bahkan kesulitan dalam bekerja.

Beberapa kegiatan lain yang disarankan untuk meningkatkan produktivitas adalah menjaga asupan makan, waktu istirahat, dan latihan fisik. Bagaimanapun, kesehatan Anda harus mendapatkan atensi yang cukup supaya pekerjaan tidak berantakan. Di sisi lain, perusahaan akan lebih siap saat mereka merencanakan work from office dan dapat mempertahankan operasional sampai masa pandemi berakhir.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *